
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Bupati Langkat Syah Afandin
tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (
KPK
) setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan suap proyek.
Berdasarkan pantauan
Warta BerkahIndonesia.com
, Syah tiba dengan pengawalan tim KPK. Tak ada keterangan yang diberikan karena rombongan memasuki gedung melalui pintu belakang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bupati Langkat, salah satu yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, sudah tiba di gedung KPK Merah Putih, sekitar pukul 14.30 WIB,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Jumat (3/7).
Budi menjelaskan Syah akan menjalani pemeriksaan lanjutan.
“Yang bersangkutan selanjutnya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
“Kawan-kawan jurnalis, kami akan update terus perkembangannya,” katanya menambahkan.
KPK menangkap total 7 orang dalam OTT di Kabupaten Langkat, Kota Binjai dan Kota Medan. Satu orang merupakan ASN di Kabupaten Langkat, dan 5 orang lainnya merupakan pihak swasta.
OTT ini berkaitan dengan dugaan suap proyek-proyek di Dinas Pendidikan dan juga Dinas Perkim Kabupaten Langkat.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK turut menemukan barang bukti dugaan tindak pidana berupa uang senilai ratusan juta rupiah yang merupakan bagian dari fee proyek yang diberikan oleh pihak swasta kepada bupati.
“Dan tentunya nanti juga akan didalami, ditelusuri apakah juga ada penerimaan-penerimaan lainnya atau gratifikasi yang dilakukan oleh bupati atau penyelenggara negara di wilayah Langkat,” ucap Budi.
(ryn/fra)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Nagelsmann Disebut Mundur dari Timnas Jerman, Klopp Jadi Pengganti
Baca lagi: 3 VAR dan Drama 109 Menit Selamatkan Ronaldo dari Kisah Tragis
Baca lagi: 8 Tips Liburan ke Disney World untuk yang Baru Pertama Kali Berkunjung


