
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Ketua
Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ)
Sugihardjo mengusulkan penyesuaian tarif transportasi umum di Jakarta, terutama Transjakarta dan moda pendukungnya yakni Mikrotrans.
Menurut Sugiharjod, berdasarkan kajian tarif tunggal layanan transportasi umum dalam Jakarta disesuaikan jadi Rp5.000, sementara Mikrotrans tak lagi gratis melainkan diberi tarif Rp2.000.
Dia menyebut kajian itu juga telah dibahas melalui dialog publik bersama berbagai pihak. Ia menjelaskan tarif tersebut akan berlaku untuk layanan TransJakarta yang terintegrasi dengan mikrotrans, BRT, maupun non-BRT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Besarannya untuk yang dalam kota Jakarta kita mengusulkan Rp5.000,” kata Sugihardjo di Balai Kota, Jumat (3/7) pekan lalu seperti dikutip dari
Antara
.
Menurut dia, meski tarif BRT naik dari Rp3.500 menjadi Rp5.000, masyarakat yang sebelumnya harus membayar lebih saat berpindah layanan justru akan diuntungkan.
“Kalau misalnya selama ini Rp3.500 naik BRT terus nyambungnya enggak ke BRT, ke non-BRT, berarti nambahnya berapa? Rp3.500 dua kali kan, jadi Rp7.000. Kalau sekarang dengan Rp5.000 naik apa turun ongkosnya?” papar Sugihardjo.
Tarif Transjabodetabek Rp10.000
Selain tarif dalam kota, DTKJ juga mengusulkan tarif penyesuaian TransJabodetabek sebesar Rp10.000.
Menurut dia, dengan tarif tersebut, penumpang TransJabodetabek nantinya juga dapat menggunakan layanan TransJakarta dalam satu skema tarif yang terintegrasi.
“Apalagi nanti kalau misalnya kita mendorong sebetulnya integrasinya bukan sesama moda transportasi jalan, tapi dengan LRT dan MRT,” ungkap Sugihardjo.
Kendati demikian, ia menyebut usulan itu masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan final.
Menurut dia, penyesuaian tarif juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan agar masyarakat tetap nyaman menggunakan transportasi umum.
“Kami mendorong untuk adanya penyesuaian tarif tapi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan. Nah ini kami sudah usulkan,” ujar Sugihardjo.
Tarif Mikrotrans Rp2.000
Sementara itu, untuk mikrotrans yang selama ini gratis, Sugihardjo mengatakan pihaknya mengusulkan agar diubah jadi diberi tarif Rp2.000.
“Kalau hanya untuk jarak dekat hanya naik Mikrotrans itu tarifnya Rp2.000. Kita mengusulkan Rp2.000,” kata Sugihardjo.
Selama ini, mikrotrans atau sebelumnya dikenal juga dengan sebutan Jaklingko itu tidak dikenakan biaya alias Rp0. Namun, penumpang tetap wajib menempelkan (
tap-in/tap-out
) kartu uang elektronik pada mesin dalam armada. Satu kartu berlaku untuk satu penumpang, dan jumlah penumpang pun dibatasi kuota kursi.
Menurut Sugihardjo, selama layanan angkutan pengumpan Transjakarta itu masih gratis, terdapat kemungkinan jumlah penumpang yang tercatat tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Oleh karena itu, usulan tarif tersebut bertujuan agar data jumlah penumpang Mikrotrans lebih akurat sekaligus mencegah potensi manipulasi data penumpang.
Menurut dia, dengan tarif gratis, jika target jumlah penumpang tidak terpenuhi, dikhawatirkan ada manipulasi data penumpang agar target tetap tercapai.
“Selama ini dalam kontrak antara Transjakarta dan operator ada target untuk kilometer tempuh, ada target untuk jumlah penumpang. Nah kaitan dengan ini waktu gratis. Misalnya jumlah penumpangnya kurang, kalau saya jadi operator, ‘Agar target tidak kena potong, saya
tapping
sendiri saja supaya target terpenuhi’,” klaimnya.
Ia menilai, jika setiap penumpang dikenai tarif Rp2.000, praktik tersebut akan sulit dilakukan karena setiap transaksi harus dibayar sehingga data penumpang menjadi lebih riil.
Sugihardjo pun meminta masyarakat tidak langsung menyimpulkan jumlah penumpang Mikrotrans menurun apabila kebijakan tersebut diterapkan.
“Jadi kalau nanti Mikrotrans dikenakan tarif Rp2.000, terus data penumpangnya turun, itu datanya benar turun. Tapi bukan berarti penumpangnya turun karena kemarin itu ada yang data berlebih yang sebetulnya enggak jalan,” jelasnya.
Sugihardjo juga mengaku masih menerima banyak keluhan masyarakat, mulai dari armada yang datang bergerombol sehingga waktu tunggu menjadi lama, hingga sopir yang berkendara dengan kecepatan tinggi.
Menurut dia, operator tidak boleh hanya mengejar target operasional tanpa memerhatikan kualitas layanan dan keselamatan penumpang.
“Saya sudah bilang ke Transjakarta, jangan sampai dulu layanan jelek karena kejar setoran, sekarang cuma transformasi saja dari kejar setoran jadi kejar kilometer, kan nggak benar. Nah itu tetap harus pembinaan,” ujar Sugihardjo.
Meski demikian, ia menegaskan usulan tarif Rp2.000 untuk layanan Mikrotrans masih sebatas kajian DTKJ dan belum menjadi kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
[Gambas:Youtube]
(antara/kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Mengenal Sleepmaxxing, Benarkah Bisa Bikin Tidur Lebih Lelap?
Baca lagi: Jadwal Janice Tjen/Aldila Sutjiadi di Wimbledon 2026: Lawan Tuan Rumah
Baca lagi: Bobby Nasution soal Bupati Langkat Ditangkap KPK: Rakyat Jadi Korban




10 Responses
Tulisan ini memiliki dampak transformasional yang kuat terhadap cara kita mengelola prioritas sehari-hari http://www.kufirst.center.ku.ac.th/empowering-female-leader/
Sebuah ulasan solutif yang membebaskan kita dari ketergantungan pada sistem yang sudah usang https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/8/ dan artikel ini bisa melatih otak kita
Penulis sukses membius pembaca dengan runtutan logika yang tidak terduga namun sangat masuk akal https://www.kufirst.center.ku.ac.th/rainskuforthailandfoodvalley2022-live/ saya tunggu artikel serupa dengan artikel ini kembali ya
Penulis sukses mengekstraksi esensi masalah secara ksatria tanpa ada keraguan dalam bersikap https://www.kufirst.center.ku.ac.th/plant-basedmeat/
Asli, awalnya bingung tapi abis baca ini jadi langsung connect. Eh sekadar sharing, di https://pinshape.com/users/6964098-epicureannycom juga ada ulasan yang se-tipe dan seru buat nambah referensi.
Penulis sangat piawai mengolaborasikan berbagai temuan lapangan menjadi sebuah ulasan yang koheren https://blog.p2pfoundation.net/soon-oregon-polluters-may-have-to-pay-residents-for-changing-the-climate/
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://pxhere.com/id/photographer/4505044 ini juga sangat direkomendasikan.
Artikel ini menyajikan dialektika yang sehat, menjauhkan pembaca dari kesimpulan yang terburu-buru https://bikeportland.org/latest-headlines-2/page/791 jadi lebih nyaman saat dibaca hingga bagian penutup nya
Artikel ini adalah bentuk perpaduan yang indah antara kedalaman jurnalisme dan kebebasan berekspresi https://www.huffpost.com/entry/natalie-portman-and-benja_b_877264 semua lengkap saya dapati dari artikel ini
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://www.speedrun.com/users/epicureannycom/followers yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.