
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Pimpinan Badan Gizi Nasional
(
BGN
) menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas rencana aksi menindaklanjuti kajian lembaga antirasuah terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin mengatakan setidaknya ada 10 rekomendasi yang diberikan lembaganya untuk ditindaklanjuti BGN.
“Diskusi sudah dilakukan dengan pimpinan dan pimpinan BGN, yang pada intinya BGN hari ini mendiskusikan terkait dengan rencana aksi yang akan dilakukan oleh teman-teman BGN menindaklanjuti kajian yang telah dilakukan oleh KPK,” ujar Amin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (7/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada 10 rekomendasi kajian yang sudah kami berikan, dan hari ini BGN menyampaikan rencana aksi yang akan dilakukan,” imbuhnya.
Amin menambahkan Kedeputian Pencegahan akan melakukan pengawasan, pendampingan, dan monitoring atas pelaksanaan rencana aksi tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua BGN Agustina Arumsari, menuturkan KPK memberikan hasil kajian terkait MBG pada 17 Maret 2026. Saat itu, pimpinan BGN masih dijabat oleh Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung.
“Pada saat 2 Juni 2026 kami datang, itu kami lihat ternyata hasil kajian tersebut belum mendapat tanggapan. Kami pelajari semua, ada 10 temuan, kami pelajari satu per satu,” ungkap Agustina.
“Lalu sebagaimana yang seharusnya, ada temuan dari BPK, dari BPKP, seharusnya setiap instansi pemerintah yang mendapat rekomendasi harus melakukan rencana tindaknya untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut,” sambungnya.
Agustina menyatakan saat ini sudah dibentuk tim untuk mendiskusikan 10 temuan tersebut dan menyusun rencana aksi.
“Secara formal tadi kami menyampaikan rencana tindak lanjut tersebut kepada seluruh tadi diwakili beberapa pimpinan, ya, ketua tadi hadir, ada beberapa (wakil) ketua yang hadir di situ, dan kemudian kami mendiskusikan antara lain beberapa rencana tindak yang akan kami lakukan,” terang dia.
Temuan KPK
Temuan strategis mengenai MBG di antaranya adalah program tersebut berjalan tanpa cetak biru atau
blueprint
yang komprehensif.
Adapun yang saat ini berjalan, penilaian menyasar pada jumlah penerima manfaat saja. Padahal di awal perencanaan, MBG dihadirkan untuk mengatasi tengkes atau stunting.
MBG seharusnya dibuat dengan menargetkan tujuan jangka pendek, menengah dan panjang yang ingin dicapai.
Temuan berikutnya adalah adanya ruang diskresi yang terlalu luas dan lebar dari para pengambil kebijakan, yang mengampu program MBG.
Hal itu berpotensi membuka ruang terjadinya transaksional,
fraud
, dan tindak pidana korupsi (tipikor).
Temuan lainnya menyangkut konflik kepentingan, rekrutmen tidak transparan, dan ekosistem MBG yang belum terbangun secara sistematis.
[Gambas:Youtube]
(ryn/kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Besaran Pajak Pencairan JHT yang Diminta Buruh Dihapus
Baca lagi: Xanh SM Hadirkan Ride-Hailing Listrik dan Lapangan Kerja Berkelanjutan
Baca lagi: Truk Kontainer Tabrak Beruntun 5 Motor di Pandaan Pasuruan, 3 Tewas




9 Responses
Ini adalah cerminan dari sebuah dedikasi penulisan yang mengutamakan kualitas substansi di atas segalanya https://trustburn.com/reviews/joi-org
Narasi yang dibangun sangat kokoh dari paragraf pertama, membuat pembaca yakin akan kompetensi sang penulis https://www.wwv.kashrut.com/articles/fasting/ luarbiasa artikel ini sangat bagus ternyata
Konten ini memberikan nilai tambah yang nyata bagi pengembangan keterampilan profesional saya di lapangan https://www.lib.cet.ac.il/Pages/sub.asp?kwd=91 sangat bermanfaat kedua artikel ini
Penulis menetapkan standar kualitas yang sangat tinggi bagi penulisan artikel edukatif masa kini https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=5588&page=1&rel=1
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://dgpre.ucn.cl/index.php/events/termino-solicitudes-levantamiento-prerrequisitos-por-parte-de-jefes-de-carrera/ di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Artikel ini memiliki karakteristik sebagai dokumen fundamental yang akan terus relevan melintasi linimasa zaman https://www.beliefnet.com/columnists/commonwordcommonlord/humble-giant/
Penulis sukses mengomunikasikan gagasan besarnya dengan transparansi data yang sangat patut dihormati https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?rel=1&item=14470 saya sangat suka dengan artikel seperti ini
Penafsiran data dalam tulisan ini dilakukan secara hati-hati (prudent), menjauhi generalisasi yang berlebihan https://dobbelstenen.uwpagina.nl/
Penulis sangat terampil dalam mengintegrasikan perspektif multidisipliner untuk menjawab problem yang multidimensi ini https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=12727&type=site&rel=1