Warta Berkah

Aktivitas MAN 3 Padang Kembali Normal Pascaledakan Bom

Padang, Warta Berkah Indonesia

Aktivitas MAN 3 Padang, Sumatera Barat (Sumbar), kembali normal pascainsiden

ledakan

bom rakitan, Rabu (15/7).

Pantauan di lapangan, siswa baru dan siswa lama berbaur bersama dalam agenda program masa orientasi bagi siswa baru yang dikenal dengan nama Mata Muda (Masa Taaruf Murid Madrasah).

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Afrino pun memberikan ceramah dan pembekalan. Selain itu juga terlihat rombongan dari Kantor Kemenag Padang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu sejumlah petugas keamanan juga tampak berjaga di luar gedung sekolah.

“Hari ini Alhamdulillah, aktivitas berjalan normal. Tadi anak-anak masuk seperti biasa. Ada yang sudah hadir sejak 06.30 WIB, karena hafalan Alquran. Tahfidz ya. 06.45 sudah hadir semuanya. Lalu kita kumpulkan mereka untuk mulai kegiatan apel pagi,” kata Kepala MAN 3 Padang, Marliza kepada

Warta BerkahIndonesia.com

.

Marliza menerangkan apel pagi dan kegiatan-kegiatan yang menyenangkan dilakukan sebagai bagian untuk mengobati traumatik.

“Untuk mengobati traumatik dari siswa kita sendiri, antara lain tadi kita memberikan edukasi, kemudian kita juga menanyai anak-anak itu kemana kondisinya, apakah ada kekhawatiran. Tapi Alhamdulillah seperti yang kita lihat tadi, anak-anak melaksanakan kegiatan senam dengan senang, dengan tidak ada kekhawatiran di wajah mereka,” jelasnya.

Marliza mengaku tidak mengetahui adanya kabar bahwa terjadi perundungan di sekolah yang menyebabkan terjadinya insiden tersebut.

“Sepanjang kami tahu ya, data-data yang ada sama kita, nggak ada dia pernah melapor. Belum pernah dia melapor. Kawan-kawannya juga tidak ada melaporkan,” katanya lagi.

Penjelasan Kanwil Kemenag

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Sumbar, Mustafa, memastikan kondisi MAN 3 hari ini kondusif, dan kegiatan pembelajaran berjalan normal setelah adanya bunyi dentuman di madrasah.

Mustafa datang bersama Kabid Pendidikan Madrasah Tangusli dan tim meninjau langsung kondisi madrasah.

“Kami langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi madrasah. Alhamdulillah, situasi tetap kondusif dan kegiatan di madrasah berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Mustafa.

Menurutnya, saat ini proses penanganan peristiwa ledakan kemarin sepenuhnya telah diserahkan kepada Polda Sumbar.

Kanwil Kemenag Sumbar menghormati proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat dan terus berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Agama Kota Padang, pihak madrasah, serta unsur terkait.

Kanwil Kemenag Sumbar juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menerima informasi. Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami ingin memastikan seluruh siswa merasa aman dan nyaman berada di madrasah. Yang paling penting saat ini adalah mengembalikan suasana belajar yang kondusif melalui pendampingan, pembinaan, dan komunikasi yang baik antara madrasah, orang tua, serta aparat terkait,” tutur Mustafa.

Ledakan keras terjadi di MAN 3 Padang, Selasa (14/7) siang. Ledakan dipicu bom rakitan yang diduga dibawa dan dipasang salah satu siswa di sekolah yang berada di kawasan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah Padang itu.

(ned/kid)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: Trump Tekan Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Lebanon-Suriah

Baca lagi: Apresiasi Loyalitas, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan Umrah

Baca lagi: Kata-kata Macron usai Prancis Gagal Melenggang ke Final Piala Dunia

Exit mobile version