Warta Berkah

Mensos Dorong Kepala Sekolah Rakyat Tingkatkan Kapasitas Diri

Jakarta, Warta Berkah Indonesia

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bahwa Kementerian Sosial akan mendampingi para kepala sekolah dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Kepastian itu disampaikan Gus Ipul saat memberikan arahan secara daring kepada 191 Kepala Sekolah Rakyat di sela Rapat Konsolidasi dan Pembekalan Kepala Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembekalan diberikan agar para kepala sekolah siap memimpin satuan pendidikan yang berorientasi pada akademik, membangun karakter, dan mengembangkan potensi anak didik.

“Masalah harus dihadapi, jangan takut kekurangan masalah. Itu tanda negara sedang mempercayakan sesuatu yang besar kepada kita semua,” ujar Gus Ipul, Selasa (7/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Ipul menekankan, keberhasilan Sekolah Rakyat diukur dari kemampuan sekolah membangun sistem yang mendorong pengembangan potensi peserta didik. Ia meyakini, setiap anak memiliki potensi yang berbeda sehingga kepala sekolah diharapkan mampu memetakan dan mengembangkannya, yang dilakukan antara lain melalui penerapan pendidikan berasrama 24 jam.

Kepala Sekolah Rakyat didorong memiliki mentalitas besar, berani mengambil keputusan, visioner, dan mampu membangun sistem. Terlebih, seluruh Kepala Sekolah Rakyat akan memperoleh dukungan sumber daya, pedoman, dan anggaran yang sama.

Gus Ipul mengingatkan, peningkatan kualitas Sekolah Rakyat harus dimulai dari peningkatan kualitas diri kepala sekolah. Ia meminta para kepala sekolah mulai membangun disiplin pribadi sebelum menuntut kedisiplinan siswa, jujur menyampaikan berbagai persoalan, tenang menghadapi tekanan, serta berani mengevaluasi diri.

Pada kesempatan yang sama, dipaparkan hasil survei terhadap 174 kepala Sekolah Rakyat yang menggambarkan optimisme dan tantangan jelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027LS. Survei menunjukkan tingkat kesiapan mental kepala sekolah mencapai 8,95 dari skala 10, sementara keyakinan dalam mengambil keputusan berada pada angka 8,74 dari 10.

Sebanyak 72 persen responden memandang penugasan di Sekolah Rakyat sebagai tantangan yang memacu semangat, dan 94 persen menyatakan telah memiliki orientasi kepemimpinan jangka panjang sebagai pembangun sistem pendidikan.

Sebanyak 18 persen kepala sekolah menyatakan siap sepenuhnya menghadapi MPLS, 26 persen siap sebagian, 38 persen masih menghadapi kendala signifikan, dan 17 persen mengaku belum siap.

Para kepala sekolah juga menyampaikan sejumlah kebutuhan, seperti tambahan guru dan tenaga kependidikan (77 persen), pendampingan langsung dari Pusdiklat/PPK (61 persen), kejelasan anggaran (56 persen), serta pelatihan dan pembekalan lanjutan (48 persen).

Di lapangan juga masih ditemukan beberapa persoalan, seperti ketersediaan sumber air di salah satu Sekolah Rakyat permanen, penyelesaian status kepegawaian dan SK kepala sekolah di sejumlah lokasi, hingga penyelesaian pembangunan beberapa gedung permanen.

Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan apresiasi kepada para Kepala Sekolah Rakyat sejak tahap rintisan. Ia menyebut mereka sebagai bagian sejarah pembangunan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

“Kita tidak sedang sekadar menjalankan tugas. Kita sedang menjadi pemilik sejarah Sekolah Rakyat. Jalankan dengan profesional dan empati. Kerjakan standar yang sudah ditetapkan tanpa menunggu diingatkan lagi, karena itu adalah kehormatan bagi sekolah Bapak-Ibu sekalian,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Gus Ipul memastikan Kementerian Sosial akan terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat.

“Kami akan terus berjuang agar kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat mendapatkan tunjangan kinerja yang lebih baik. Kami memahami ini adalah

boarding school

dengan tanggung jawab yang berbeda. Karena itu kami akan terus mengupayakan perubahan regulasi dan dukungan anggaran agar kesejahteraan Bapak-Ibu semakin meningkat,” pungkas Gus Ipul.

(rea/rir)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: Messi usai Argentina Singkirkan Mesir: Ini Laga Gila

Baca lagi: KPop Demon Hunters Gelar Sing-Along di Jakarta, Pertama di ASEAN

Baca lagi: Persib Tunda Latihan Perdana: Pemain Sakit hingga Isu Penerbangan

Exit mobile version