
Bandung, Warta Berkah Indonesia
—
Tiga warga meninggal dunia akibat
ledakan
peluru mortir 81 yang terjadi di Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten
Bandung Barat
, Rabu (8/7).
Korban diketahui bernama Ade (21), Suhri (51) dan Rodiana (40).
Kapolsek Cipatat Kompol DMS Andriani Sapin menyebutkan berdasarkan keterangan saksi yang ada di sekitar kejadian, terdengar ledakan di rumah korban Ade.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dilakukan pengecekan oleh warga terlihat ketiga korban sudah dalam kondisi terkapar.
“Saat korban dievakuasi warga masih ada mortir yang tersisa,” kata Andriani saat dihubungi.
Satu korban berhasil dievakuasi namun nyawanya tidak tertolong saat perawatan di rumah sakit. Sementara dua lainnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan warga diketahui ketiga korban kerap memungut selongsong peluru bekas latihan TNI yang tak jauh dari kawasan rumah korban.
“Jenis amunisi yang ditemukan di lokasi kejadian adalah peluru tank (tampela),” katanya.
Belum ada keterangan dan penjelasan dari TNI terkait kejadian ini.
(csr/isn)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Suami Selingkuh, TKW Robohkan Rumah Hasil Kerja Bertahun-tahun
Baca lagi: FOTO: Upaya Menyelamatkan Ribuan Kepiting Darat Taiwan di Musim Kawin
Baca lagi: Said Dorong Kebijakan Afirmatif Tarif Cukai Rokok Golongan III