Warta Berkah

Polisi Olah TKP Rumah Grand Polonia Medan Usai Ledakan

Medan, Warta Berkah Indonesia

Polrestabes Medan melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara)

ledakan

rumah di

Grand Polonia Medan

, Rabu (22/7). Ledakan di rumah mewah itu menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan empat orang lainnya luka luka.

Polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan pascaledakan. Lokasi kejadian saat ini masih dipasangi garis polisi dan dijaga ketat untuk kepentingan proses investigasi. Alat berat masih berada di sekitar bangunan yang roboh untuk membersihkan material bangunan yang menutupi bagian depan rumah.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pihaknya mempertahankan kondisi lokasi dalam status quo atau tidak mengubah keadaan TKP sampai seluruh tahapan investigasi selesai dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kita akan menjaga area ini tetap status quo. Kenapa status quo? Karena masih ada tahap kedua. Tahap kedua adalah memastikan alat-alat bukti yang akan kita cari. Kita lakukan secara induktif dan deduktif,” kata Jean di lokasi.

Menurutnya, selain mencari dan mengamankan alat bukti, petugas juga masih melakukan pendataan terhadap sejumlah barang milik penghuni rumah yang ditemukan di area reruntuhan.

“Masih banyak barang-barang milik pemilik yang harus kita lakukan pendataan. Apakah itu nanti ada kaitan dengan alat bukti dan barang bukti, atau itu barang-barang yang akan kita kembalikan kepada pemiliknya,” ujarnya.

Calvijn juga mengimbau masyarakat agar tidak memasuki area yang masih berada dalam pengawasan kepolisian. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan lokasi sekaligus mengantisipasi potensi tindak pidana lain seperti pencurian.

“Kami mengimbau kepada masyarakat yang ada di tempat, karena di sini masih dalam status quo dan penjagaan kepolisian, untuk mengantisipasi tindak pidana lainnya entah itu pencurian dan lain-lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya, ledakan besar terjadi di rumah nomor 3B Perumahan Grand Polonia pada Senin (20/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Kekuatan ledakan menyebabkan bangunan tingkat tiga itu mengalami kerusakan berat hingga sebagian besar struktur bangunan runtuh.

Tidak hanya menghancurkan rumah yang menjadi pusat ledakan, reruntuhan bangunan juga menimpa tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah. Sejumlah rumah di sisi kiri, kanan, dan depan lokasi turut mengalami kerusakan akibat kuatnya gelombang ledakan.

Penyebab pasti insiden tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian dan tim terkait. Namun, hasil investigasi awal mengarah pada dugaan kebocoran gas dari jaringan pipa bawah tanah yang berada di area rumah.

(fnr/isn)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: Sejarah Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia dari Italia

Baca lagi: Bobrok Kaderisasi dan Buruk Integritas di Balik OTT Kepala Daerah

Baca lagi: Daftar Lengkap 5 Pejabat Baru Kejagung yang Ditunjuk Prabowo

Exit mobile version