
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Presiden Prabowo Subianto
meminta agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial (sosmed).
Prabowo mengatakan media sosial kini mulai menjadi panyakit, bukan hanya di Indonesia namun di dunia. Menurutnya, media sosial banyak digunakan sebagai alat manipulasi karena sering digunakan orang-orang berduit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Karena ada suatu, suatu penyakit bukan hanya di negara kita tapi di dunia ini sosmed. Ini bisa diperalat. Orang punya duit dia bisa main di sosmed,” kata Prabowo saat peresmian lima bendungan di Lombok Barat, NTB, Jumat (10/7).
Padahal, kata dia, cerita di medsos tak sepenuhnya benar. Prabowo karenanya meminta agar masyarakat lebih mempercayai pemimpin yang telah mereka pilih.
“Jadi cerita di sosmed belum tentu cerita yang sebenarnya. Rakyat jangan tertipu ya, rakyat jangan tertipu. Percayalah kepada pemimpin yang telah kau pilih,” kata Prabowo.
Sebelumnya, Prabowo menegaskan pemimpin yang berbohong kepada rakyat merupakan pemimpin yang berdosa dan mengkhianati kepentingan negara.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).
“Berdosalah pemerintah yang berbohong kepada rakyatnya. Berdosalah pemimpin yang berbohong kepada rakyatnya. Berkhianatlah pemimpin yang tidak setia kepada kepentingan negara di atas segala kepentingan,” ujar Prabowo.
(thr/fra)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Rachmat Gobel Resmi Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata
Baca lagi: FOTO: Jakarta Menari Bersama Dunia
Baca lagi: Prabowo Sadar MBG Disusupi Maling: Silakan Periksa Semua Dapur