
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Presiden RI
Prabowo Subianto
menyampaikan
perguruan tinggi
harus menjadi tempat suburnya kebebasan akademis, bukan kebebasan dalam aspek lain.
Ia menyampaikan itu dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta, Minggu (28/6).
“Universitas adalah tempat di mana gagasan-gagasan diadu, adu gagasan, adu pandangan, adu filosofi, adu inovasi. Di situ disebut bahwa kampus punya
academic
freedom
,
academic freedom,
kebebasan akademis, bukan kebebasan yang lain-lain,” kata Prabowo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prabowo berpendapat bahwa kampus tidak boleh menjadi tempat pertentangan. Ia menyebut kampus idealnya menjadi tempat yang aktif menggeluti sains dan teknologi.
“Apalagi kampus menjadi tempat pemikiran-pemikiran atau tempat katakanlah pertentangan. Biarlah kampus aktif menggeluti sains dan teknologi,” ujar dia.
Ia pun mengatakan bahwa berbeda pandangan merupakan hal yang lumrah. Prabowo mengaku tak ada masalah dengan perbedaan pandangan. Prabowo juga menekankan akan pentingnya persatuan oleh seluruh pihak di Indonesia.
[Gambas:Youtube]
Prabowo menekankan bahwa ilmu pengetahuan, khususnya kampus harus memberikan manfaat luas kepada masyarakat.
Ia menyebut bahwa para akademisi dan intelektual harus membalas budi kepada rakyat yang membiayai lembaga pendidikan.
“Untuk memberi manfaat kepada rakyat yang membiayai kampus-kampus itu, yang membiayai semua lembaga pendidikan. Swasta berperan sangat penting, tapi swasta pun menikmati uang rakyat dari subsidi listrik, subsidi BBM, dengan segala upaya yang kita lakukan,” ucapnya.
(mnf/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Fitur Unggulan Mitsubishi Destinator untuk Lawan Pesaing dari China
Baca lagi: Ferrari Rilis Mobil Baru SF-26 untuk F1 2026
Baca lagi: Prabowo Soroti Kampus Tempat Kebebasan Akademis, Bukan Aspek Lain