Warta Berkah

Pram: Penertiban Parkir Liar Tanpa Kecuali, juga Mobil Mewah Senopati

Jakarta, Warta Berkah Indonesia

Gubernur DKI Jakarta

Pramono Anung

menegaskan penertiban parkir liar akan terus dilakukan di seluruh wilayah ibu kota, tak terkecuali terhadap mobil-mobil mewah yang melanggar aturan di kawasan elite.

Hal tersebut ia sampaikan menanggapi penertiban parkir liar yang dilakukan di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, dan sempat menuai keluhan dari sejumlah pemilik kendaraan.

“Kemarin ketika di Senopati ada mobil-mobil mewah yang ditertibkan, karena merasa selama ini mobil mewah tidak pernah tersentuh,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (26/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Begitu ditertibkan merasa bahwa Pemerintah DKI Jakarta tidak melakukan pemberitahuan kepada mereka,” sambungnya.

Senopati dikenal salah satu titik pergaulan elite di Jakarta Selatan. Kawasan di pinggir SCBD itu terdapat sejumlah klub hingga tempat makan kelas atas.

Namun, pengunjung yang umumnya bermobil–dan mewah–tak disokong lahan parkir mumpuni masing-masing tempat sehingga kerap meluber di pinggir jalan.

Pramono menegaskan penertiban parkir bukan hanya program sesaat, melainkan akan dilakukan secara rutin oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kendati demikian, ia memahami bahwa setiap penertiban parkir liar pasti menimbulkan pro dan kontra. Namun, ia menilai pihak yang biasanya mengeluh dan tidak terima adalah mereka yang ketahuan bersalah.

“Pasti ada yang puas, pasti ada yang tidak puas. Terutama yang tidak puas yang ditertibkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Pramono juga menegaskan, tidak ada perlakuan khusus dalam penegakan aturan parkir. Menurutnya, semua kendaraan yang melanggar akan ditindak tanpa melihat jenis maupun harga kendaraan.

Oleh sebab itu, ia memastikan penertiban parkir liar akan terus berlanjut di berbagai wilayah Jakarta.

[Gambas:Youtube]

(antara/kid)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: Sarwendah dan Ruben Onsu Direncanakan Bertemu 11 Juli

Baca lagi: Pakistan Ungkap Tantangan Terbesar Jadi Mediator AS-Iran

Baca lagi: IHSG Terkapar ke 5.896 Sore Ini, 562 Saham Terbakar

Exit mobile version