Warta Berkah

Pramono Siapkan Rencana 2 Rute Baru LRT, ke JIS dan Whoosh Halim

Jakarta, Warta Berkah Indonesia

Gubernur DKI Jakarta

Pramono Anung

menyatakan akan menyiapkan pengembangan dua rute baru Lintas Raya Terpadu (LRT) setelah proyek perpanjangan jalur Manggarai-Dukuh Atas di Jakarta Selatan rampung.

Dua rute yang direncanakan tersebut yakni menuju Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara, dan Stasiun Whoosh di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dia mengatakan rencana itu adalah untuk memperkuat konektivitas transportasi massal di Ibu Kota RI tersebut.

“Bagaimana pengembangan ke depan? Sebenarnya ada dua yang akan dikembangkan,” kata Pramono usai meninjau progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai di Stasiun Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (14/7/

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertama, dia menjelaskan rencana menghubungkan LRT Jakarta ke JIS. Kemudian, rute kedua menuju Stasium Whoosh di Halim, Jakarta Timur.

Menurutnya, rencana pengembangan tersebut telah mengantongi izin trase dari Kementerian Perhubungan.

“Yang satu ke JIS, yang sebenarnya trayeknya itu sudah mendapatkan izin dari Kementerian Perhubungan. Yang satu lagi ke KCIC, ke Whoosh Halim,” ujarnya.

Pramono mengatakan kehadiran dua jalur baru itu akan membuat jaringan transportasi publik Jakarta semakin terintegrasi. Menurutnya, masyarakat nantinya dapat berpindah moda dengan lebih mudah dari LRT Jakarta menuju kereta cepat Whoosh maupun kawasan Jakarta Utara.

“Nah, kalau dua itu terkoneksi maka konektivitasnya akan semakin baik,” ucapnya.

Rute LRT Manggarai-Dukuh Atas

Meski demikian, Pramono menegaskan prioritas Pemprov DKI saat ini adalah menyelesaikan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai hingga Dukuh Atas.

Jalur sepanjang sekitar 2 kilometer itu ditargetkan mulai dibangun pada awal 2027 dan selesai pada 2028.

Setelah proyek tersebut rampung, Pemprov DKI akan mulai mengembangkan dua rute baru tersebut.

“Setelah Dukuh Atas. Kalau Manggarai-Dukuh Atas sepenuhnya Pemerintah DKI Jakarta,” lanjutnya.

Untuk merealisasikan pengembangan jaringan LRT, Pramono membuka peluang penggunaan skema creative financing. Menurutnya, pemerintah akan menggandeng berbagai pihak yang berminat berinvestasi dalam pembangunan transportasi Jakarta.

“Saya tadi sudah diskusi dengan Pak Dirut Jakpro, untuk dua itu kita perbolehkan apa yang disebut dengan creative financing, kerja sama dengan siapa pun yang ingin membangun Jakarta. Dan saya yakin pasti ini, karena menjadi trayek yang padat, banyak orang yang bersedia dan mau,” katanya.

Selain pengembangan jalur, Pemprov DKI juga menyiapkan integrasi sistem tiket antarmoda.

Nantinya masyarakat diharapkan dapat menggunakan satu sistem pembayaran untuk LRT Jakarta, MRT Jakarta, dan TransJakarta sehingga perpindahan antarmoda menjadi lebih praktis.

Baca berita lengkapnya

di sini.

(tim/kid)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: 12 Negara Bagian AS Gugat Merger Paramount-Warner Bros. Disetop

Baca lagi: Purbaya Sebut Tak Ada Lagi Indonesia Cemas: RI Menuju Emas

Baca lagi: Semakin Sedikit yang Beli LCGC

Exit mobile version