Warta Berkah

Viral Puluhan Orang di Medan Konvoi Bawa Sajam, Polisi Buka Suara

Medan, Warta Berkah Indonesia

Sebuah video yang memperlihatkan puluhan pemuda membawa senjata tajam dan berkonvoi mengendarai sepeda motor di kawasan Fly Over Pulo Brayan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan,

viral

di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, kelompok tersebut terlihat beramai-ramai melintas di atas flyover. Mereka diduga mencari sasaran di jalanan sebelum akhirnya berhenti di pinggir jalan.

Tak lama kemudian, sejumlah anggota kelompok itu terlihat mengejar pengendara sepeda motor yang melintas. Korban yang merupakan seorang pria berusaha menghindar, namun mereka mengejarnya dengan membawa senjata tajam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari video tersebut, para pelaku tampak mengancam dan menyerang korban. Aksi itu terjadi pada siang hari, sehingga menarik perhatian karena dilakukan di saat aktivitas masyarakat masih berlangsung.

Narasi yang menyertai unggahan video menyebut kelompok tersebut merupakan begal. Mereka beroperasi secara berkelompok untuk mengincar kendaraan maupun barang berharga milik warga.

“Motor Medan nih bos ! Geng motor yang terafiliasi dengan begal di atas fly over Brayan Medan unjuk kekuatan menantang aparat, sering kali beroperasi sebagai komplotan begal bersenjata tajam yang mengincar sepeda motor dan barang berharga warga di lokasi yang tepat sasaran,” tulis pengunggah video.

[Gambas:Twitter]

Kapolsek Medan Barat, Kompol Dr Made Wira Suhendra mengatakan rombongan begal tersebut hanya melintas di wilayahnya. Dan tidak ada penyerangan terhadap pengguna jalan.

“Pulo Brayan itu kan perbatasan antara Marelan, Medan Timur, Helvetia dengan Medan Barat. Nah, kalau pas melintas di wilayah Medan Barat, itu hanya melintas, jadi tidak ada itu penyerangan di daerah kami,” ujarnya kepada

Warta BerkahIndonesia.com

, Selasa (7/7).

Dia menyebutkan peristiwa itu terjadi pada Juni 2026. Namun viral di media sosial awal Juli 2026.

“Itu kejadiannya bulan Juni, kalau yang penyerangan itu, bukan yang kemarin. Saat itu mereka hanya melintas, jadi memang buangan dari daerah Belawan, dia melintas ke tiga lokasi. Melintas di daerah Medan Timur, Medan Barat, terus terakhir di Helvetia itu,” paparnya.

Menurutnya saat itu aparat memang menerim laporan dari masyarakat ketika rombongan begal itu melintas. Namun saat polisi tiba di lokasi, rombongan begal tersebut sudah tidak ada.

“Memang kita dapat informasi itu dari 110. Terus kemudian anggota mendatangi lokasi, namun sudah tidak ditemukan karena hanya melintas saja,” sebutnya.

Saat disinggung begal tersebut membawa senjata tajam dan menyerang warga, ia mengaku penyelidikan telah dilakukan Polrestabes Medan.

“Tapi kalau lebih lanjut kalau masalah penyelidikan itu memang sudah dibentuk tim khusus sendiri oleh Bapak Kapolres. Mungkin bisa konfirmasinya ke tim Jatanras kali ya,” urainya.

Dia menambahkan Polsek Medan Barat hanya melakukan upaya preventif. Selain itu, polisi telah melakukan patroli ke sejumlah wilayah.

“Tapi kalau kami dari polsek memang melaksanakan langkah preventif, berpatroli ke wilayah-wilayah setempat,” paparnya.

Terpisah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak saat dikonfirmasi

Warta BerkahIndonesia.com

terkait video viral itu belum memberikan jawaban.

(fnr/ugo)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: FOTO: Ogura Juara MotoGP Belanda, Martin Kudeta Bezzecchi di Klasemen

Baca lagi: Said Cermati Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 dalam PEM PPKF 2027

Baca lagi: Prediksi iPhone Lipat: Harga Mulai Rp41 Juta, Bakal Langka di Pasaran

Exit mobile version