
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Terdakwa kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI
Joko Widodo
, Tifauzia Tyassuma alias
dr Tifa
menyebut akan menjalani sidang disertasi program doktoral pada Jumat (3/7).
Ia mengatakan ujian disertasi itu digelar tepat sehari setelah menjalani sidang perdana kasus ijazah Jokowi pada Kamis (2/7) hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini saya sedang persiapkan ujian lusa ini, lusa saya sidang disertasi saya, jadi saya dua hari berturut-turut akan menghadapi dua ujian. Besok sidang hukum, ujian hukum. Lusa ujian kedokteran,” ucap Tifa di Head to Head Warta Berkah Indonesia, Rabu (1/7).
Tifa mengatakan ia bersama Roy Suryo tetap solid dalam menghadapi kasus ini.
Ia menyebut keduanya telah mengenal cukup lama, sehingga tidak mungkin mereka berpisah jalan hanya karena kasus ini.
“Iya, kita menghadapi dua persidangan yang berbeda, yang satu di Jakarta Selatan, satu di Jakarta Timur. Tapi itu tidak berarti bahwa kita berpisah jalan ya,” ucap dia.
Dokter Tifa sempat ditangkap di kasus ini sebelum akhirnya kembali dibebaskan.
Salah satu tim hukum dokter Tifa, Azis Yanuar menyebut kliennya hendak mengikuti ujian disertasi atau ujian program S3 di Fakultas Kedokteran UI saat dilakukan penangkapan.
Azis menyampaikan dokter Tifa ditangkap di apartemennya pada Jumat (19/6) lalu sekitar Pukul 06.47 WIB.
Setelah ditangkap, dokter Tifa langsung digelandang ke Polda Metro Jaya.
Azis berkata meski ditangkap, dokter Tifa tetap mengikuti ujian disertasinya secara daring. Ia membagikan foto dokter Tifa sedang duduk di sebuah ruangan yang disebutnya berada di lingkungan Polda Metro Jaya.
(mnf/wis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Said Tegaskan Posisi PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah
Baca lagi: Naik 10 Persen, Jumlah Turis Asing Masuk RI Tembus 1,32 Juta Pada Mei
Baca lagi: Gara-gara Flu, Bocah Ini Harus Kehilangan Tangan dan Kaki



