
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Puluhan warga yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Gizi Anak Kalimantan Tengah menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui aksi damai di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (30/6).
Aksi berlangsung tertib dan diwarnai dialog antara perwakilan massa dengan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyatakan menerima seluruh masukan yang disampaikan peserta aksi.
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan meneruskan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat sesuai kewenangan yang dimiliki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami sebagai pelayan rakyat Kalteng, tentunya akan meneruskan pesan atau aspirasi ini langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kalteng menjadi salah satu lumbung pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045, Kalteng adalah masa depan Indonesia. Kalteng punya peran penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Agustiar Sabran.
“Di sini saya duduk bersama rakyat Kalteng agar visi-misi Presiden Prabowo kita bisa jalankan bersama-sama demi Indonesia Emas 2045. Terima kasih kepada semua rakyat Kalteng yang peduli memberikan kritik dan saran,” tambahnya.
Aspirasi yang disampaikan peserta aksi antara lain adalah dukungan terhadap pelaksanaan program, hingga usulan penguatan regulasi agar implementasi MBG dapat berjalan lebih optimal.
Perwakilan massa, Yani, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, khususnya MBG yang dinilai memiliki dampak strategis bagi pembangunan sumber daya manusia.
“Kegiatan ini digelar guna memastikan program MBG dapat terus berjalan di Kalimantan Tengah, sekaligus mendukung visi dan misi Presiden Prabowo Subianto,” ujar Yani.
Menurutnya, selain mendukung pemenuhan gizi anak, MBG juga menjadi instrumen pembangunan jangka panjang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Selain itu, program tersebut disebut mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai penyediaan kebutuhan pangan.
Yani yang bertugas di SPPG Menteng V menyebut, sedikitnya ada tiga manfaat utama dari pelaksanaan MBG, yakni memenuhi kebutuhan gizi generasi penerus bangsa, meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami sepenuhnya mendukung program MBG yang digagas Bapak Prabowo. Semoga Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dapat sejalan dan memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program ini,” katanya.
Saat itu, massa juga meminta dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG dengan menghadirkan payung hukum yang lebih kuat guna menjamin kepastian pelaksanaan di lapangan, serta mendorong pemerintah mengambil langkah tegas terhadap pihak-pihak yang dinilai menghambat maupun merusak citra MBG sesuai ketentuan perundang-undangan.
(rea/rir)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena?
Baca lagi: Anggota DPR Usul Pebalap Liar di JLNT Dihukum Sita Motor dan Penjara
Baca lagi: BPS Catat Harga Oli-Bensin Jadi Pendorong Inflasi per Juni 2026




2 Responses
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://wakelet.com/@bong88living yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://tudomuaban.com/chi-tiet-rao-vat/2366135/bong88living.html yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.