
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Ferri Nuzarli mengungkap perbedaan sikap politik dan arah perjuangan partai jadi alasannya mengundurkan diri sebagai Sekretaris Jenderal
Partai Buruh
pada Jumat (26/6) kemarin.
Klaim Ferri, ia mundur bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), sekaligus jadi pukulan telak bagi Partai Buruh.
“Keputusan ini bukan hal yang mudah. Namun setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar,” ujar Ferri dalam konferensi pers Jumat (26/6) dikutip pada Minggu (28/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferri menyebut langkah ini sebetulnya merupakan masalah internal yang terjadi sejak lama, dan telah dicoba diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, itu semua tak membuahkan hasil.
Meski begitu, Ferri menegaskan pengunduran diri itu dilakukan baik-baik dan akan tetap menjaga hubungan persaudaraan dengan Partai Buruh.
“Masalah internal sebenarnya sudah lama kami coba selesaikan secara kekeluargaan, tetapi persoalannya terus bertambah hingga akhirnya, berdasarkan evaluasi dan masukan dari seluruh daerah, kami memutuskan cukup sampai di sini,” ucap dia.
Ferri mengatakan pengurus yang mengikuti langkahnya untuk mundur itu tersebar di berbagai daerah antara lain Sumatra Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.
Ia pun menginstruksikan seluruh pengurus ORI yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh dari mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan untuk segera menyampaikan surat pengunduran diri secara administratif.
Terpisah, Presiden Partai Buruh Said Iqbal enggan merespons panjang lebar ucapan Ferri itu. Ia irit bicara seraya mengatakan pengunduran diri kader dalam partai politik merupakan hal yang lumrah.
“Terhadap klaim sahabat saya tersebut, saya tidak ada komentar, apalagi terkait anggota 1,3 juta tersebut,” kata Said kepada
Warta BerkahIndonesia.com
, Sabtu (27/6) malam.
Pada saat yang sama, ia mengatakan partainya tetap akan melantik pengurus pleno tingkat pusat serta pengurus di 38 provinsi dan 493 kabupaten/kota pada Senin (29/6).
Selain itu, Said juga memastikan kursi Sekjen yang ditinggalkan Ferri akan diisi lagi dari kader internal partainya.
“Dari internal partai buruh [sekjennya],” ujar dia.
Partai Buruh menjalani debutnya di pemilu pada Pemilu 2024 lalu. Namun, mereka gagal merebut kursi sebagai anggota DPR dan melenggang ke Senayan.
Mengutip dari situs resmi Partai Buruh, partai ini dibangun kembali oleh para pendiri yang berasal dari empat konfederasi serikat pekerja terbesar dan 50 federasi serikat pekerja tingkat nasional, forum guru dan tenaga honorer, dan organisasi petani serta nelayan.
(mnf/wis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: 5 Fakta Menarik Jelang Duel Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026
Baca lagi: IHSG Diramal Anjlok Awali Pekan Ini
Baca lagi: Persib Resmi Lepas Rezaldi dan Zalnando


