Pemkot Parepare Kurangi Personel Paskibraka Akibat Efisiensi

Makassar, Warta Berkah Indonesia

Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengurangi jumlah personel Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (

Paskibraka

) untuk pelaksanaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai dampak penyesuaian anggaran pada tahun 2026.

“Kalau mau dibilang pengurangan, tidak juga. Kalau seandainya dari awalnya 70, baru pelaksanaannya ini 35, berarti kami ada pengurangan. Tapi kami hanya melaksanakan sesuai anggaran yang tersedia untuk tahun ini,” kata Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kota Parepare, Andi Fariel kepada wartawan, Jumat (17/7).

Andi Fariel menjelaskan dari total 38 peserta yang direkrut, satu orang terpilih menjadi Paskibraka tingkat nasional di Istana Negara dan dua orang mewakili Sulawesi Selatan di tingkat provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara 35 orang akan bertugas sebagai Paskibraka Kota Parepare.

Meski jumlah personel lebih sedikit dibanding tahun-tahun sebelumnya, Andi Fariel memastikan pelaksanaan upacara pengibaran bendera tetap berjalan sesuai ketentuan dengan formasi pokok pasukan 17, pasukan 8, dan pasukan 45.

“Kalau pada saat gladi itu 35 butuh tambahan, maka opsinya itu penambahannya di purna Paskibraka tahun kemarin,” ungkapnya

Andi Fariel menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya jumlah Paskibraka di Parepare berkisar antara 55 hingga 75 orang, tergantung kebutuhan dan ketersediaan anggaran.

“Kalau yang secara umumnya itu sekitar bisa 70 orang, bisa 75 orang, bisa 71 orang, bisa juga 55 orang. Untuk saat ini 35 orang,” ujarnya.

Andi Fariel mengungkapkan anggaran pembinaan Paskibraka tahun ini mengalami penurunan signifikan. Jika pada 2025 mencapai sekitar Rp700 juta, maka pada 2026 anggaran yang tersedia hanya berada di kisaran Rp300 juta.

“Ya tergantung, kalau kita mau pakai fasilitas, maksudnya kebutuhannya anak Paskibraka itu harganya yang bagus sekali, pasti agak tinggi juga anggarannya, tapi kalau kita pakai harga yang sedang, sedang juga,” jelasnya.

Meski demikian, Andi memastikan efisiensi anggaran tidak akan mengurangi kualitas pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kota Parepare.

(mir/isn)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: Mendikdasmen Buka Suara soal SD Negeri Sepi Peminat

Baca lagi: Kekeringan, per Juli Jateng Diguyur Lebih dari 3 Juta Liter Air Bersih

Baca lagi: Korut Makin Erat ke China saat AS & Korsel Rapatkan Barisan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: