
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Polisi mengungkap dalih atau motif Fredik Risya Samuel alias FRS (37) memukul seorang pemotor di Jalan Moh Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan karena mendapat bisikan.
Fredik telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Ia juga dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu berdasarkan hasil tes urine.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Motifnya kita tanya ya sesuai dengan kita lihat bersama, dia mulai memukul atau menganiaya yang dia juga tidak kenal ya. Dan motifnya adalah dia cuma
pengen
memukul. Jadi katanya ada bisikan dia
pengen
memukul seseorang aja di jalan itu,” kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan, Senin (6/7).
Nurman juga mengungkapkan berdasarkan keterangan dari tersangka, yang bersangkutan juga tidak kenal dengan korban pemukulan.
“Ya udah dia gebuk orang gitu, dia pukul aja pas di jalan, dia lagi naik motor, kemudian dia lihat orang, ya itu. Jadi korban kemarin itu sebetulnya dia hanya melihat kemudian dia pukul dari belakang,” ucap dia.
Lebih lanjut, Nurma menyebut saat ini pihaknya juga berkoordinasi dengan Unit Lantas terkait dugaan pelanggaraan lalu lintas yang juga dilakukan tersangka.
“Jadi kita tadi udah koordinasi dengan Kanit Lantas Jagakarsa untuk melakukan penilangan. Yang jelas tidak pakai helm, dengan alat-alat, surat-suratnya juga kita harus jelas itu dari kendaraan yang dipakai,” ujarnya.
Sebelumnya, polisi menangkap seorang Fredik Risya Samuel alias FRS (37) buntut aksi pemukulan terhadap pemotor di Jalan Moh Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan yang terjadi pada Sabtu (4/7).
Aksi pemukulan itu terekam sebuah video dan beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, disebutkan pelaku memukul korban setelah tak terima ditegur. Warganet menjuluki pelaku sebagai ‘Bang Jago’ dari Jagakarsa.
Nurma menerangkan peristiwa itu bermula saat korban sedang mengendarai kendaraannya dan merasa spakbor belakang motornya ditabrak oleh pelaku.
Setelahnya, korban lantas memberikan teguran kepada pelaku. Namun, pelaku diduga tidak terima sehingga memukul korban.
“Korban menegur pelaku, namun bukannya meminta maaf, pelaku malah melakukan pemukulan terhadap korban,” ucap Nurma.
Polisi turut menyita satu unit motor Kawasaki Ninja 150 RR yang digunakan pelaku saat memukul korban.
(dis/wis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: NIKI Bahagia Tampil di Prambanan Jazz: Terasa Seperti Mimpi
Baca lagi: Veda Ega usai Crash di Moto3 Belanda: Saya Perlu Lebih Cerdas
Baca lagi: Daerah Pemutihan Denda Pajak Kendaraan 2026 Bertambah, Apa Saja?




7 Responses
Artikel ini menyajikan dialektika yang sehat, menjauhkan pembaca dari kesimpulan yang terburu-buru https://bikeportland.org/latest-headlines-2/page/791 jadi lebih nyaman saat dibaca hingga bagian penutup nya
Penulis menunjukkan kapasitas intelektualnya lewat pemilihan sumber referensi yang sangat prestisius https://bikeportland.org/2015/2
Tulisan ini berhasil memantik imajinasi dan daya kritis saya untuk melihat peluang di balik masalah https://ml.wikipedia.org/wiki/%E0%B4%86%E0%B5%BC%E0%B4%A4%E0%B5%BC_%E0%B4%AE%E0%B4%BF%E0%B4%B2%E0%B5%8D%E0%B4%B2%E0%B5%BC saya sangat membutuhkan artikel seperti ini
Artikel ini memiliki karakter penulisan yang sangat kuat, menjadikannya pembeda di antara artikel sejenis https://www.lib.uidaho.edu/special-collections/t-abraham/west.html
Penulis membuktikan bahwa tulisan yang berbasis riset kuat tetap bisa disajikan secara menarik dan mencerahkan https://foodtank.com/news/2014/08/accelfoods-investing-in-the-future-of-food/ bener-bener bagus kedua artikel ini
Artikel ini meretas cara pandang konvensional dengan menyodorkan fakta-fakta sekunder yang sangat valid https://commons.wikimedia.org/wiki/Category:Mahmoud_Cherif_Bassiouni ini sangat menarik di baca
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di https://www.speedrun.com/users/epicureannycom/threads tadi.