
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Gerindra Bahtra Banong mengatakan pihaknya menghargai putusan
Mahkamah Konstitusi
(MK) yang menegaskan pemilihan kepala daerah (
pilkada
) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
“Kami ingin menyampaikan bahwa kami menghormati, menghargai apa yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi,” kata Bahtra di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (1/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahtra mengatakan Komisi II belum berencana untuk membahas RUU Pilkada, sebab, saat ini masih fokus pada pembahasan RUU Pemilu.
“Kami saat ini sedang berfokus ke ini ya, pembahasan RUU Pemilu. Untuk pembahasan RUU Pilkada saya pikir setelah RUU Pemilu dulu, karena fokus kami di Prolegnas kan, terutama karena pimpinan DPR menugasi Komisi II agar penyelesaian RUU Pemilu,” ujarnya.
MK sebelumnya menegaskan pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat.
Putusan itu disampaikan oleh Ketua MK Suhartoyo di sidang pengucapan putusan Nomor 195/PUU-XXIV/2026, di MK, Jakarta, Senin (29/6). MK menyatakan permohonan pengujian Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (UU Pilkada) tidak dapat diterima.
“Hal ini dengan berpedoman pada asas-asas pemilu yang berlaku secara umum dengan tetap mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa,” kata Suhartoyo.
MK dalam pertimbangannya menilai pemohon dalam permohonan 195/PUU-XXIV/2026 tidak menemukan apa yang disampaikan pemohon terkait hal yang bisa merugikan hak konstitusional secara aktual atau pun potensial, yang dapat terjadi dalam batas penalaran wajar.
Disebutkan bahwa Mahkamah merujuk pada pertimbangan hukum dalam Putusan MK Nomor 072/PUU-II/2024 dan 073/PUU-II/2004, Putusan MK Nomor 69/PUU-XXII/2024, dan Putusan MK Nomor 110/PUU-XXII/2025.
(yoa/wis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Model AI Canggih Mythos 5 Anthropic Dapat Lampu Hijau Usai Diblokir AS
Baca lagi: Ada Indonesia, Ini Daftar 3 Pulau Surga Tersembunyi di Asia Tenggara
Baca lagi: Iran Bantah Keras Klaim Trump Mohon-mohon Pertemuan di Qatar



