
Jakarta, Warta Berkah Indonesia
—
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) terus memperkuat langkah-langkah pengendalian inflasi. Ia berharap laju inflasi nasional tetap berada di bawah batas atas target pemerintah sebesar 3,5 persen.
Dalam keterangan tertulis Kemendagri, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi
month-to-month
pada Juni 2026 terhadap Mei 2026 tercatat sebesar 0,44 persen. Sementara inflasi
year-on-year
Juni 2026 terhadap Juni 2025 mencapai 3,34 persen.
Menurut Tito angka tersebut masih berada dalam kategori aman tapi tetap perlu diwaspadai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita tentu perlu banyak berusaha agar jangan sampai menyentuh angka 3,5 persen. Karena memberatkan masyarakat terutama desil 1 sampai desil 4 itu akan terasa,” kata Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Kemendagri, Jakarta, Senin (13/7).
Tito menjelaskan komoditas penyumbang inflasi bulanan terutama berasal dari kelompok transportasi, yakni kenaikan harga bensin dan tarif angkutan udara. Selain itu, kelompok makanan dan minuman juga turut menyumbang inflasi, antara lain bawang merah, bawang putih, minyak goreng, dan beras.
“Dalam skala yang lebih kecil adalah beras. Belum gawat, belum pada posisi yang serius, tapi perlu kita waspadai,” ujar Tito.
Tito mengingatkan Pemda yang mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) agar segera mengambil langkah-langkah pengendalian.
Berdasarkan data, perubahan IPH tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Provinsi Papua Tengah sebesar 1,91 persen. Sementara itu, di tingkat kabupaten/kota, kenaikan tertinggi terjadi di Kabupaten Deiyai sebesar 8,89 persen.
“Tolong nanti rekan-rekan kepala daerah atau yang mewakili disampaikan ke kepala daerah untuk lakukan langkah-langkah [pengendalian], terutama yang tinggi-tinggi [angka IPH],” kata Tito.
(sur)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Negara-negara Arab Kembali Diamuk Iran Kecuali Saudi, Kenapa?
Baca lagi: Golkar Sebut DIM RUU Pemilu Belum Ada: Pembahasan Saja Belum Mulai
Baca lagi: Sosok Misterius Diduga sebagai Mojtaba Hadiri Pemakaman Ali Khamenei


