
Makassar, Warta Berkah Indonesia
—
Polisi
menahan kakek berusia 60 tahun di Makassar, Sulawesi Selatan, setelah dilaporkan dugaan pencabulan terhadap 32 siswa sekolah dasar (SD).
“Iya, sudah ditahan pelakunya,” kata Kanit PPA Polrestabes Makassar, Iptu Arianto kepada
Warta BerkahIndonesia.com
, Senin (20/7).
Meski demikian, kata Arianto penyidik belum mengetahui aksi pelaku yang merupakan pemilik warung di salah satu SD tersebut dilakukan sejak kapan. Pasalnya, kata dia, pemeriksaan masih terus berlanjut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kita belum semuanya diperiksa,” ujarnya.
Kasus ini diungkap Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Makassar, bermula ketika ada tiga siswa yang diduga menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh pelaku pada bulan Juni lalu.
“Awalnya hanya tiga orang siswa yang diduga menjadi korban, namun setelah dilakukan pendataan dan pendampingan jumlahnya bertambah menjadi 32 siswa,” kata sekretaris Shelter Warga Antang DPPPA Pemkot Makassar Fony Ataul kepada wartawan.
Fony menuturkan bahwa aksi pelaku dilakukan ketika para siswa membeli jajanan di warung milik pelaku yang berada di depan sekolah.
“Anak-anak biasa jajan di warung itu saat datang maupun keluar main serta pulang sekolah. Saat itulah, korban diduga mengalami pelecehan,” ungkapnya.
Aksi kakek 60 tahun itu, kata Fony dengan berbagai modus ketika korban datang berbelanja di warungnya.
“Modusnya macam-macam, ada yang dipegang dan diraba-raba. Salah satu korban yang sempat divisum, karena mengalami robek pada alat kelaminnya,” jelasnya.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian dan telah menahan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
(mir/kid)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Warta Berkah]
Baca lagi: Tom Cruise Banjir Nyinyiran usai Pidato di Final Piala Dunia 2026
Baca lagi: Harga Minyak Dunia Jebol US$90, ESDM Ramal ICP Juli Turun ke US$67
Baca lagi: Menteri Urusan Muslim Singapura Resign Tersandung Skandal Perempuan


