Prabowo di HUT Polri: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik

Jakarta, Warta Berkah Indonesia

Presiden

Prabowo Subianto

menegaskan bahwa hukum tidak oleh digunakan sebagai alat untuk melakukan balas dendam politik.

Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato di upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7). Para pejabat negara hadir dalam acara itu, termasuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah, tumpul ke atas. Hukum tidak boleh menjadi alat mereka-mereka yang punya uang. Hukum tidak boleh menjadi alat balas dendam politik. Hukum tidak boleh digunakan untuk kepentingan satu kelompok manapun,” kata Prabowo.

Prabowo mengatakan Indonesia adalah negara hukum. Karenanya, kata dia, hukum harus ditegakkan, dihormati dan dihargai.

Disampaikan Prabowo, hukum juga harus menjadi pelindung rakyat, memberikan rasa aman kepada rakyat yang jujur dan harus menjadi tempat berlindung bagi mereka yang lemah.

“Tidak boleh ada kriminalisasi. Tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang. Dan tidak boleh ada siapapun yang kebal terhadap hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo kembali menekankan bahwa rakyat yang paling lemah harus mendapat perlindungan. Selain itu, rakyat yang mencari kebenaran dan keadilan juga harus dilayani.

“Orang yang benar harus merasa aman. Orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” ucap dia.

(dis/wis)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video Warta Berkah]

Baca lagi: IASC Catat Penipuan Belanja Online Jadi Modus Scam Terbanyak

Baca lagi: Ongkos Verifikasi Wajah Nomor HP Kena Rp3 Ribu, Asosiasi Minta Diskon

Baca lagi: FOTO: Sakral Ritual Hoyak Tabuik di Pariaman

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: